Operasi Ketupat Lodaya 2026: Wakil Bupati Sukabumi Tekankan Keselamatan Wisatawan di Palabuhanratu
SUKABUMI-Patroli.News.id - Puncak arus kunjungan wisata pada libur Lebaran 1447 Hijriah/2026 mulai terasa di kawasan Palabuhanratu. Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, S.E., mengimbau seluruh wisatawan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan selama menikmati masa libur panjang tersebut.
Imbauan ini disampaikan dalam konferensi pers Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, BMKG, dan Polres Sukabumi di Pos Pengamanan Gadobangkong, Senin (23/3/2026).
“Hari ini merupakan puncak libur Lebaran. Kami mengimbau masyarakat yang berwisata ke Palabuhanratu agar selalu menjaga keselamatan dan kenyamanan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen menciptakan suasana wisata yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh pengunjung,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang telah bekerja keras menjaga keamanan selama periode libur Lebaran, seraya mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang siaga di lapangan. Tetap jaga kesehatan agar pelaksanaan tugas pengamanan dapat berjalan maksimal,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyambut positif meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan. Namun demikian, ia menekankan pentingnya kewaspadaan serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan di setiap destinasi wisata.
“Kami optimistis tata kelola pariwisata di Sukabumi terus mengalami peningkatan, sehingga mampu menghadirkan pengalaman wisata yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan pentingnya kesiapan kendaraan bagi wisatawan yang akan menuju kawasan Palabuhanratu, mengingat kondisi medan jalan yang cukup menantang.
“Masyarakat diimbau menggunakan kendaraan dalam kondisi prima. Hindari penggunaan kendaraan barang untuk mengangkut penumpang karena berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan fatalitas apabila terjadi kecelakaan,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sukabumi, Agung Saptaji, memaparkan kondisi cuaca terkini di wilayah Sukabumi. Ia menjelaskan bahwa meskipun curah hujan relatif lebih rendah dibandingkan wilayah utara seperti Bogor, potensi gelombang laut di kawasan Palabuhanratu tetap perlu diwaspadai.
“Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Ini termasuk kategori sedang dan tidak boleh diabaikan. Puncak pasang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan mulai surut pada pukul 16.00 WIB,” jelasnya.
Dengan sinergi lintas instansi, diharapkan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat menikmati wisata dengan aman, nyaman, dan tertib.
Agus Ali

